Take a fresh look at your lifestyle.

Arti Quick Charging, Fast Charging, Dash Charging, VOOC, Turbo, Rapid, Super

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Arti Quick Charging, Fast Charging, Dash Charging, VOOC, Turbo, Rapid, Super – Akhir-akhir ini sering sekali banyak yang bertanya charger ini fast charging gak ? tipe charger apa yang bisa fast charging, berapa lama kalo di charge pake charge fast charging , hp ini sudah support fast charging belum. saya sendiri tidak mempermasalahkan hal tersebut karena pertanyaan-pertanyaan seperti itu merupakan pertanyaan yang membuktikan bahwa masyarakat indonesia kini sudah lebih maju, istilah fast charging kini sudah mulai di kenal oleh masyarakat indonesia dan dari munculnya pertanyaan itu membuat kita lebih pintar dan maju karena bakal segera mengetahuinya.

Pada kesempatan malam ini saya akan mencoba membahas tentang fitur pengisian cepat pada android yang di kenal dengan sebutan fast charger, Quick charger dan istilah lainnya yang di gunakan oleh setiap brand merk android.

Apa itu Fast Charging, Quick Charging, Turbo Charge ?

Fast charging, Quick charging berasal dari istilah bahasa inggris yang kalo di artikan sama-sama memiliki arti pengisian cepat dan dari semua itu merupakan merk dagang saja yang di promosikan hadir dalam fitur sebuah perangkat android agar pengisian lebih cepat, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama ketika smartphone mereka kehabisan baterai sehingga dari kelebihan tersebut produk mereka dapat terjual lebih laku.

Namun meskipun fungsi dan tujuannya sama memang ada perbedaan sistem yang mereka terapkan dalam menjalankan kinerja pengisian cepat tersebut.

1. Quick Charging – nama ini di perkenalkan oleh perusahaan Qualcom yang hadir pada chipset snapdragon adapun sistem pengisian cepat ini yakni dengan 2 metode dan saya acungi jempol karena sistem ini adalah sistem pengisian cepat yang pertama di temukan dan sudah hak paten oleh Perusahaan Qualcom.

Namun yang menarik pintarnya Chipset Qualcom ini sendiri yakni terdapat 2 sistem yakni pengisian cepat dengan membesarkan Tegangan. Sehingga pengisian memang di anggap paling cepat di bandingkan dengan sistem pengisian merk dagang lain yang akan saya jelaskan di urutan 2 dan seterusnya.Apa Itu Quick Charging

Quick charging sendiri sudah ada 2 Generasi yakni Quick Charging 2.0 dan Quick Charging 3.0 dimana Output atau tegangan pada Quick Charging 1 ( 2.0 ) yakni 9V dengan Arus 2A dan Tegangan 12V yakni 1.A sedangkan untuk Normal charging yakni berada di 0,5 – 2.1 Ampere pada tegangan 5 Volt.

Proses pengisian pun di jalankan secara berkala berdasarkan persentase kapasitas baterai, Misalnya jika kondisi baterai kalian dalam Posisi 1 % Maka Charger akan mengeluarkan tegangan yakni 12V dengan Arus hingga 2A atau setara 24wats, namun ketika sudah berada di posisi kapasitas baterai 60% maka Charger akan menurunkan tegangan secara otomatis ke 9V dengan Arus 2A sehingga setara dengan 18wats, sedangakan ketika baterai sudah hampir penuh maka charger hanya akan mengeluarkan tegangan normal yakni 5V dengan Arus 0,5 sampai 2A sehingga hanya akan keluar 10wats saja. hal ini menjadikan baterai kalian menjadi lebih awet karena memang pengisian di kondisikan berdasarkan kapasitas baterai.

Agar kalian dapat menikmati fasilitas Quick Charging ini ada beberapa syarat yang harus di penuhi.

  1. HP Support Quick Charging
  2. Charger Harus support Quick Charging
  3. Kabel data tidak Boleh menggunakan Kabel data Abal-abal artinya Semua Pin harus terhubung dan memiliki diameter yang besar karena nantinya akan ada transmisi data dan Arus yang besar yang akan di salurkan oleh charger ke Handphone android kalian.

Pada umumnya Hp yang sudah support Quick charging maka akan muncul logo Petir pada lambang pengisian seperti pada gambar di bawah ini sample redmi 4x

Pengertian Quick Charging dan Fast Charging

Berikut adalah list Android yang sudah Support Quick Charging Qualcom 2 dan 3 Android Yang sudah Support Quick Charging.

Untuk mengetahui apakah charger yang anda gunakan sudah support Quick charging sangatlah mudah yakni dengan melihat spesifikasi pada badan charger. Charger yang sudah support Quick charging memiliki Output 3 Yakni 5V, 9V dan 12V. dan pada badan Charger biasanya terdapat tulisan Qualcom Quick Chage beberapa model charger yang sudah support Quick Charging Antara Lain Anker PA-U28, Charger Ori bawaan Xiaomi MI 5

2. Fast Charging – Tujuannya sama yakni membuat proses pengisian atau charging lebih cepat, hanya saja yang saya tahu dari semua proses dan metode fast charging ini yakni dengan cara memberikan arus yang besar pada tegangan 5V sehingga proses pengisian akan lebih cepat karena wat yang di keluarkan oleh kepala casan lebih besar. Sebagai contoh Fast Charging ini di pakai pada sistem VOOC

3. Dash Charging One Plus Sama Halnya dengan pengisian cepat lainnya dash charging sama pula seperti itu, yakni memberikan pengisian yang lebih cepat sebesar 63% Dash charging ini sendiri di kembangkan oleh produsen smartphone One Plus, perbedaan menonjol terdapat pada Sistem pengisian dimana dash charge ini memiliki sistem pengontrolan yang di bebankan pada Charger sehingga berbeda dengan Quick charging yang ada pada Chipset Qualcom, pada smartphone android yang menggunakan sistem Pengisian cepat dash carging ini, bukan smartphone yang menjadi panas namun Charger yang akan panas karena beban di tekankan pada Casan, sehingga pengguna smartphone dapat bermain game dan menonton video tanpa rasa panas pada body android. meskipun masih kalah dengan System Quick charging yang di miliki oleh Qualcom yakni (80%) atau lebih cepat 20%.Apa itu Quick Charging

Proses pengisian benar-benar di tekankan beban muatannya pada Charger sehingga saat mengisi dan android di gunakan akan menjadi lebih panas chargernya. Untuk dapat merasakan sensasi dan manfaat Dash charging ini anda memerlukan Charger khusus yang support dash carging system serta Smartphone yang mendunkungnya Pula di antaranya yakni One Plus 3, Selain HP dan charger yang support anda juga memerlukan kabel data yang memang memiliki ampere besar karena proses pengisian cepat mengeluarkan Arus yang besar yang dapat menyebabkan kabel menjadi panas sehinggg atas alasan itulah kita perlu kabel bagus pula.

Untuk Perangkat charger nya sendiri sudah di lengkapi dengan sistem pengontrol suhu, sehingga jika benar-benar melebihi batas panas maksimal, maka charger akan dengan secara otomatis mati. sehingga aman untuk charger dan juga smartphone anda.

4. VOOC Sistem pengisian cepat ini di pegang oleh Smartphone android Oppo dimana saya kutip dalam halaman utama nya menjanjikan bahwa pengisian tersebut dapat mengisi hingga 75% dalam waktu 30 menit yang mereka anggap lebih cepat 4x dari pengisian biasa.

Namun sama seperti pada Pengisian cepat yang lain, Agar sistem VOOC ini dapat bekerja kita harus memiliki smartphone yang memang support VOOC dan juga Adapter Charging yang support pula, karena proses pengisian akan mendeteksi terlebih dulu HP anda apakah memang support menjalankan pengisian cepat VOOC atau tidak, secara sistem akan bekerja secara struktural di bawah ini.

HP di sambung ke Kabel & Charger <==> Charger akan merespon dan memberikan sinyal data apakah HP support VOOC <==> HP akan merespon dengan Jawaban Ya atau Tidak <==> Jika ya Maka Charger akan memberikan tegangan dengan Arus yang besar yakni hingga 4A atau setara 20W. 4A x 5V.

Namun jika hp tidak support dengan VOOC maka charger hanya akan mengeluarkan tegangan 5V saja dengan Arus sekitar 1A hingga 2A saja, dengan demikian hanya berkisar 5wat – 10wat saja artinya hanya 25% nya dari VOOC.

Pada sistem VOOC ada Komponen / Sistem yang bertugas.

  1. Penguji Tegangan di dalam Adaptor ( Charger ) tugasnya mengirim dan membaca data sinyal support atau tidak support
  2. Pengenal VOOC di dalam Adapter – memberikan sinyal awal untuk di respon oleh android yang akan di charge
  3. Pengenal VOOC di dalam Ponsel – membaca sinyal data VOOC yang di berikan oleh charger
  4. Uji Tegangan di dalam Ponsel – Menguji ( Mengukur ) arus dan tegangan masuk yang di berikan oleh charger
  5. Sekering di dalam Ponsel – Sekering sebagai pengaman ketika ada kerusakan pada charger yang melebihi arus normal.

Beberapa smartphone android yang sudah support pengisian cepat mode VOOC yakni : OPPO F3 Plus, OPPO F1 Plus FCB Edition, OPPO F1 Plus, OPPO R7s, OPPO R7 Plus, OPPO R7, OPPO N3, OPPO R5, OPPO Find 7, OPPO Find 7a

5. Turbo Charging merk dagang ini di pegang oleh motorola dikutip dari halaman resminya Motorola kalo saya baca ulang teknologi mereka sama dengan Quick charging yang biasa di pakai, hanya saja mereka menambahkan beberapa komponen seperti software untuk memonitoring proses pengisian. saya juga melihat bahwa turbo charging ini hanya istilah saja sedangkan teknologinya masih di miliki oleh Qualcom sebagai pembuat chips. Mereka hanya mengembangkan Charger dan Software untuk dapat mendukung pengisian cepat dengan istilah Turbo charger.

Credit : Motorola USA

Mereka juga mengclaim dengan menggunakan teknologi Turbo charger tersebut dapat memberikan beberapa keuntungan berikut

  1. Pengisian baterai lebih cepat dan baterai lebih tahan lama ( masa pakainya )
  2. dengan hadirnya aplikasi atau software dapat memonitor proses pengisian sehingga anda akan lebih mudah memantau kisaran berapa lama baterai akan penuh.
  3. Pengisian yang lebih aman sehingga tidak membuat Android anda terasa panas, software akan mengatur dan membaca sensor termal pada perangkat android dan proses pengisian akan di kontrol secara realtime serta terus menerus.

Masih ada beberapa Merk jual Pengisian Cepat yakni Adaptive Fast charge di pegang oleh Samsung, Qnovo Charge di pegang oleh merk dagang Sony, dan Merk dagang Supercharger di pegang oleh Huawei namun dari semua istilah pengisian cepat tersebut hampir sama semuanya yakni agar Proses charging Cepat sehingga konsumen tidak perlu menunggu lama agar android nya dapat terisi secara cepat ketika baterai sudah hampir habis.

Kesimpulannya istilah pengisian Cepat di atas hanya merk dagang saja dengan Tujuan yang sama. tidak ada perbedaan yang signifikan hanya saja saya menyarankan anda lebih memilih Quick charge karena memang di support oleh Chipset Papan atas Qualcom yang sudah dari dulu menjadi produsen IC kelas dunia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.